Tag Archives: Investasi Syariah

You are here: Home / Archive

Prinsip Ekonomi Islam Dalam Investasi Syariah

Investasi adalah menanam modal dengan tujuan mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu yang panjang. Sedangkan dalam perspektif islam, investasi syariah merupakan salah satu bentuk aktif dari ekonomi syariah. Sebab setiap harta ada zakatnya, dan jika harta tersebut didiamkan maka lama kelamaan akan termakan oleh zakatnya.

Dalam dunia investasi mengenal harga. Harga adalah nilai jual atau beli terhadap sesuatu yang diperdagangkan. Perbedaan atau selisish harga beli terhadap harga jual disebut profit margin. Harga terbentuk jika sudah terjadi mekanisme pasar.

Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam

Prinsip Islam yang harus diperhatikan oleh para pelaku investasi syariah, adalah sebagai berikut:

  1. Tidak mecari uang dari sesuatu yang haram, baik dari segi mendapatkannya, segi zatnya dan cara menggunakannya.
  2. Tidak menzalimi dan dizalimi.
  3. Keadilan pendistribusian kemakmuran
  4. Transaksi dilakukan atas dasar ikhlas sama ikhlas.
  5. Tidak ada usur masyir, riba dan gharar.

Berdasakan keterangan tersebut, maka aktivitas di pasar modal berpedoman pada hukum syariah yang berlaku. Perputaran modal yang dilakukan di pasar modal syariah tidak boleh digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang diharamkan. Misalnya: pembangunan prostitusi, pembelian minuman keras dsb.

Transaksi yang terjadi di bursa efek harus didasari kesadaran diri sendiri, tidak ada unsur pemaksaan dan tidak ada pihak yang dizalimi dan menzalimi.

Bentuk-Bentuk Investasi

Ada beberapa jenis investasi, yaitu:

  • Deposito Syaraiah

Dalam dunia perbankan, transaksi investasi ini memiliki karakteristiknya sendri, yaitu:

  • Kedua belah pihak yang terlibak kontrak antara pemilik dana dan mudharib akan menentukan  kapasitas, baik sebagai pemilik maupun nasabah. di dalam akad nikah dicantumkan pernyataan yang harus dilakukan oleh kedua belah pihak.
  • Modal
  • Keuntungan adalah nilai yang jumlahnya melebihi jumlah modal. Keuntungan merupakan tujuan mudharabah.
  • Jenis usaha atau pekerjaan diharapkan menggambarkan atau mewakili adanya kontribusi mudharib dalam usahanya mengembalikan atau membayar modal kepada penyedia dana.
  • Modal mudharabah tidak boleh dalam penguasaan pemilik dana karena dana tidak bisa sewaktu-waktu diambil. Penarikan dana hanya bisa dilakukan sesuai dengan kesepakatan.
  • Pasar Modal Syariah

Asar modal syariah memungkinkan terjadi apabila saham yang dijualbelikan merupakan saham dari perusahaan yang syariah. Pada dasarnya, saham syariah harus memenuhi prinsip, diantaranya adalah: penawaran harus bersifat musyarakah yaitu jika dilakukan secara terbatas. Sedangkan jika ditawarkan kepada publik, maka sifatnya mudharabah.

Selain itu tidak diperbolehkan ada perbedaan antara jenis saham yang satu dengan saham yang lainnya. Semua pihak yang memilikisaham harus menanggung resiko yang sama. Dan hal utama adalah prinsip bagi hasil, baik laba ataupun rugi semua harus berpegang pada prinsip syariah. Proses pencaian saham investasi syariah bisa dilakukan dengan jalan likuidasi.

3 Jenis Investasi Syariah Dan Penjelasannya

Berinvestasi di produk syariah siapapun boleh, bahkan untuk pemula-pun bisa ikut menanamkan modalnya. Investasi syariah menawarkan produk yang beragam, seperti: reksadana syariah, tabungan dan deposito mudharabah, asuransi syariah, tabungan pendidikan, surat utang syariah atau sukuk. Jika Anda ingin berinves syariah maka pahami terlebih dulu apa saja instrument investasi pada pasar modal.

Secara umum instrument investasi syariah pada pasar modal sama dengan instrument investasi konvensional, yaitu: saham, obligasi dan reksadana. Perbedaannya terletak pada prinsipnya.

Saham Syariah

Saham syariah adalah saham emiten yang prinsipnya tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Bidang-bidang yang tidak sesuai dengan prinsip syariah, seperti: perjudian, lembaga keuangan berbasis bunga. Selain itu, kegiatan memproduksi, distribus dan menjual barang atau jasa yang haram adalah biadang usaha yang bertentangan dengan prinsip syariah.

Obligasi Syariah

Obligasi syaraiah atau sukuk merupakan bukti kepemilikan bersama atas suatu proyek atau kekayaan. Setiap sukuk yang diterbitkan harus memiliki asset yang nantinya akan dijadikan dasar penerbitan. Setiap penggunaan dana sukuk harus digunakan untuk kegiatan yang halal.

Keuntungan investasi tergantung jenis akad yang digunakan saat penerbitan sukuk. Namun, secara umum keuntungannya bisa dua jenis, yaitu: sewa atau disebut sukuk ijarah dan bagi hasil atau sukuk mudharabah.

Sukuk ijarah mirip dengan investasi obligasi berkupon tetap karena pada prakteknya imbalannya berbentuk sewa dengan persentase tetap setiap periodenya. Sementara sukuk mudharabah mirip dengan obligasi kupon variable karena imbalan bagi hasilnya diberikan berbeda-beda setiap periodenya, tergantung keuntungan perusahaan yang dijaminkan dalam obligasi syariah.

Reksa Dana Syariah

Reksa dana syariah adalah wadah di mana para investor menyetorkan dana pada peusahaan dan dikelola dengan prinsip syariah. Prinsip yang dilakukan oleh manager investasi dalam hal mengelola reksa dana adalah hanya membeli saham, obligasi dan pasar uang yang masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Instumen investasi ini merupakan alternatif bagi masyarakat yang ingin menginvestasikan dananya, khususnya para pemodal kecil dan pemodal yang tidak punya banyak waktu dan keahlian menghitung resiko.

Berinvestasi reksa dana tidak harus menyediakan modal hingga jutaan rupiah. Hanya dengan bermodalkan Rp100.000,- saja Anda sudah bisa berinvestasi. Resiko investasi ini tergantung jenis reksa dana. Return reksa dana saham relatif lebih besar jika dibandingkan dengan reksa dana lainnya. Namun, resikonya juga lebih tinggi.

Sekarang investasi reksa dana syariah sudah bisa dilakukan dengan online. Bank Syariah biasanya bertindak sebagai agen. Tingkat pengembalian investasi ini bervariasi antara 11-23 % per-tahun. Selain returnnya lebih adil, harga reksa dana syariah cenderung lebih stabil.

Nah, dari ketiga investasi syariah tersebut kira-kira mana yang sesuai dengan keinginan,kemampuan Anda? Jika ada segera daftarkan diri Anda untuk menjadi investor. Selamat berinvestasi!

Mengenal Investasi Syariah

Umat muslim selama berabad-abad lalu, tatkala Al-Quran diturunkan melalu lisan suci Nabi Muhammad SAW, mengajarkan praktek ibadah yang sakral dalam hubungan antara Allah  dengan segala ciptaannya. Dalam ajaran Islam, kita tidak hanya diajarkan menjalankan ritual ibadah. Akan tetap etika dalam kehidupan, dan segala aspeknya. Etika ini, yang kelak akan membentuk umat Islam menjadi lebih beradab dan berkualitas dalam menguasai dunia. Segala macam tata cara kehidupan pun, sudah ditulis dalam Al-Quran. Dalam satu kesatuan yang kompleks, dan indah. menjalani hidup sesuai syariat islam, adalah syarat hidup menjadi lebih beradab dan berakal. Salah satu yang diajarkan oleh agama Islam, juga mempengaruhi dalam beberapa sektor termasuk dalam hal mencari rizki yang halal dengan investasi syariah masa depan, sesuai ajaran umat muslim yang ada.   

Baca Juga : Mengenal Definisi Deposito

Karena di dalam ajaran agama Islam, diharuskan seorang pengusaha muslim haruslah memperhatikan ajaran-ajaran kaidah Islam. Kalau mereka paham akan kaidah tersebut. Insyallah, usahanya lancar dunia dan akhirat agar tidak bertentangan atau bertolak dengan ajaran yang telah ditetapkan syariah. Sehingga harta yang dicari dan didapatkan dengan susah payah selama ini, menjadi bebas dari segala macam-macam hal yang tidak disukai Allah STW, yakni bebas dari syubhat dan haram. Nah, sebagai pegusaha muslim yang berkualitas yang menjadikan ajaran agamanya sebagai tiang penyanggah dari masuknya haram dan syubhat itu. Konsep dan ajaran dasar investasi yang berpijak dari ajaran Islam haruslah dipahami dan diterapkan dengan akal sehat oleh para pengusaha-pengusaha muslim. Karena apapun yang dikerjakan, pasti akan menuai dampaknya. Maka dari itu, prinsip dasar tersebut haruslah dipahami.

Definisi investasi syariah :

Apa yang dimaksud dengan investasi. Inventasi adalah suatu kegiatan/aktifitas dalam memperoleh pendapatan atau menambahkan nilai investasi melalui cara menanamkan dana dalam kategori jumlah nominal tertentu pada satu usaha bisnis. Lalu apa yang dimaksud kata ‘syariah’ , kata syariah bisa diartikan sebagai jalan yang diridhoi, jalan yang di dalamnya terdapat aturan-aturan yang telah ditetapkan-Nya. Yang menjelakan segala etika, dan tata cara perundangan, agar umat manusia tidak salah jalan dalam menjalani sebuah kehidupan. Dan hal tersebut tentu saja bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw. Adalah dua sumber kumat Muslim dalam menjalankan kehidupannya. Merupakan ajaran mutlak, yang tak bisa diganggu gugat oleh apapun. Dan secara lebih komprhensif, jadi bisa diambil kesimpulan, investasi syariah adalah penempatan dana nominal yang di dalamnya tidak ada hal-hal yang melanggar ajaran agama Islam. Seperti perbuatan tercela yang tidak disukai Allah Swt. Seperti perbuatan riba, gharar maupun masyir, pada dana yang ditanam pada sebuah bisnis usaha. Dan harus berpijak pada ajaran Al-Quran dan Sunnah.