Tag Archives: deposito

You are here: Home / Archive

Tips Agar Deposito Jadi Investasi Menguntungkan

Dari beragam jenis investasi yang ada, deposito adalah salah satu yang dipilih banyak orang. Deposito memiliki keuntungan, salah satunya adalah suku bunga yang besar. Tetapi tidak dapat diambil sewaktu-waktu, karena memiliki jangka waktu tertentu. Karena itu, jika Anda memang berniat berinvestasi dalam bentuk deposito, hendaknya juga punya sumber dana lain tanpa tergantung pada nominal deposito. Berikut ini akan dijelaskan lebih luas beberapa tips agar deposito jadi investasi menguntungkan bagi Anda.

Tentukan Jangka Waktu

Deposito adalah jenis investasi yang memiliki ketentuan waktu tertentu. Artinya, uang yang sudah Anda setorkan tidak bisa ditarik seenaknya saja dan kapan saja. inilah salah satu kelemahan dari investasi berbentuk deposito. Karena itu, sebelum Anda memasukkan dana dalam bentuk deposito, tentukan lebih dulu berapa lama Anda berencana menaruh dana Anda. Pertimbangan yang bisa dilakukan adalah tergantung kapan Anda membutuhkan dana tersebut, atau ketika Anda memiliki cadangan dana lain yang akan Anda gabungkan ketika deposito Anda jatuh tempo.

Pilih Jenis Deposito

Ada banyak jenis deposito yang ditawarkan. Tatapi, Anda perlu untuk menentukan jenis deposito mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Contohnya, jika Anda ingin berinvestasi dalam jangka waktu dua tahun saja tetapi tidak ingin terjebak dengan tingkat suku bunga rendah, maka Anda bisa memilih jenis deposito berjangka. Jika Anda khawatir akan butuh dana cepat secara tiba-tiba, Anda bisa memilih jenis deposito likuid atau on call.

Cek Suku Bunga

Hal berikutnya yang harus Anda lakukan setelah menentukan jenis deposito adalah mengecek suku bunga. Umumnya, suku bunga deposito memang lebih besar jika dibandingkan dengan tabungan biasa. Ini adalah salah satu kelebihan dari investasi berbentuk deposito.

Meski demikian, Anda juga tetap perlu membandingkan produk deposito sejenis untuk berbagai bank yang berbeda. Ini akan membantu Anda untuk mempertimbangkan dan menentukan pilihan jenis deposito yang tepat.

Pisahkan Depositonya!

Jika Anda memiliki cukup banyak uang dan ingin menginvestasikannya dalam bentuk deposito, maka sebaiknya bagi ke dalam beberapa jenis deposito dalam jangka waktu berbeda.

Cara ini dikenal sebagai laddering. Hal ini bisa bermanfaat untuk mengurangi kekurangan sebuah produk deposito. Strategi ini dapat memberi akses likuiditas sebagian dari dana yang Anda miliki, dan melindungi dari fluktuasi tingkat suku bunga.

Demikian tadi beberapa tips agar deposito yang Anda miliki dapat memberikan keuntungan bagi Anda. Para prinsipnya, investasi dalam bentuk apapun adalah cara untuk mempersiapkan masa depan. Karena itu, jangan ragu untuk melakukan investasi jika memang telah mampu. Ada banyak jenis investasi yang dapat Anda pilih, tentu dengan kekurangan serta kelebihan masing-masing. Selamat berbisnis!

Tabungan Deposito Investasi Jangka Panjang Yang Aman

Bagi sebagian pembaca tentu tidak asing dengan istilah deposito. Tabungan ini merupakan sejenis tabungan yang bisa dijadikan peluang investasi yang menjanjikan dalam jangka waktu yang panjang. Oleh sebab itu jenis investasi ini disebut juga dengan sebutan tabungan jangka panjang.

Kelebihan Tabungan Deposito

Salah satu kelebihan tabungan jangka panjang adalah tingkat bunga banknya lebih besar dibandingan dengan tabungan biasa. Namun jenis tabungan ini hanya bisa diambil setelah sampai pada jangka waktu tertentu. Itu sebabnya tabungan ini dikenal juga dengan istilah tabungan bunga berjangka.

Untuk lebih jelas seperti apa peluang investasi ini,  kita bisa membandingkannya dengan jenis investasi lainnya. Berikut ini penjelasannya:

Investasi tabungan ini resikonya sangat kecil. Dengan investasi ini Anda bisa menjaga jumlah uang pokok yang diinvestasikan. Hal ini yang membedakan dengan jenis investasi saham dan obligasi. Pada investasi saham dan obligasi nilai pokok Anda bisa saja berkurang.

Jika pada obligasi nilai pokoknya tergantung pada pergerakan suku bunga. Apabila suku bunga naik, maka harga obligasi akan mengalami penurunan. Begitu pula dengan harga saham yang dipengaruhi oleh kondisi pasar. Jika terjadi ketidakstabilan politik bisa menyebabkan perubahan harga, biasanya berupa penurunan harga.

Mengetahui perbedaan tersebut, kita akhirnya mengetahui investasi tabungan bunga berjangka ini lebih aman tidak akan mengalami penurunan nilai pokok, walaupun suku bunga sedang mengalami kenaikan ataupun penurunan. Jika terjadi fluktuasi suku bungan bank tidak akan mempengaruhi nilai pokok, hanya berpengaruh pada bunga yang Anda terima.

Investasi Jangka Panjang Dan Jangka Pendek

Deposito berfungsi sebagai alat investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Jika Anda menginvestasikan uang dalam bentuk deposito berjangka, maka Anda bisa memilih waktu jatuh temponya.

Jika Anda mencairkan tabungan sebelum waktunya, makan Anda akan mendapatkan denda atau dikenal dengan istilah penalty. Dendanya berupa tidak mendapatkanhasil apapun. Dengan demikian, jika Anda berniat mengambil/ menggunakan uang dalam jangka waktu yang pendek sebaiknya membuka tabungan biasa

Karena dengan tabungan biasa, Anda bisa mengambil uang sewaktu-waktu tanpa di denda. Namun bedanya, bunga tabungan lebih kecil dibandingkan dengan suku bunga berjangka.

Uang yang Anda simpan di Bank yang memenuhi persyaratan dari pemerintah adalah seratus persen dijamin pemerintah dari resiko gagal bayar. Garansi tersebut masih diberlakukan oleh pemerintahan untuk jangka waktu yang belum ditentukan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir kehilangan uang yang disimpan di Bank, jika suatu saat Bank tersebut diambil alih atau ditutup.

Cara yang paling tepat adalah membuka tabungan biasa yang sewaktu-waktu bisa diambil jika ada keperluan mendadak. Simpan juga sebagian untuk deposito untuk keperluan jangka panjang.  Demikian informasi mengenai deposito tabungan jangka panjang dan jangka pendek. Tentukan keputusan sekarang juga untuk masa depan Anda dan keluarga dengan menginvestasikan kekayaan Anda dalam bentuk tabungan.

Cara Menabung Deposito Dan Perbedaannya Dengan Tabungan Biasa

Bank memberikan beberapa pelayanan penyimpanan dan peminjaman uang dalam bentuk tabungan. Salah satunya adalah deposito yang dikenal juga dengan istilah tabungan jangka panjang.

Secara garis besar tabungan jangka panjang sama halnya dengan tabungan jangka pendek (tabungan biasa). Perbedaannya adalah pada tabungan jangka panjang tidak bisa diambil dalam jangka waktu tertentu dan jumlah dana yang ditabung lebih besar.

Namun, jangan khawatir kalaupun deposito tidak bisa diambil sewaktu-waktu, bunganya lebih besar dibandingkan dengan tabungan jangka pendek. Bahkan selisihnya lumayan cukup jauh, artinya akan sangat menguntungkan.

Lalu bagaimana jika sewaktu-waktu ada kebutuhan mendadak lalu uang tabungan jangka panjang diambil?

Anda bisa mengambil uang sebelum jangka waktu yang ditentukan, namun pihak bank akan memberikan denda (penalty) karena sudah dianggap melanggar perjanjian.

Menabung deposito sama halnya dengan meminjamkan uang ke Bank, lalu kemudian Bank menggunakan uang itu untuk investasi. Jika uang diambil sebelum jangka waktu yang sudah ditetapkan sama halnya mengganggu rencana investasi Bank. Itu sebabnya mengapa diberlakukan denda.

Cara Membuka Rekening Tabungan Jangka Panjang

Biasanya jangka waktu yang ditawarkan oleh pihak bank adalah: 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun dan 2 tahun. Jika Anda tertarik menabung tabungan jangka panjang caranya sangat mudah: tinggal mendatangi kantor Bank yang dipilih. Kemudian mengisi daftar tabungan dengan membawa fotocopy identitas diri.

Saat awal membuka rekening Anda harus menabung dengan jumlah uang minimal. Setiap bank berbeda-beda. Ambil contoh pada Bank BRI dananya minimal Rp 2.500.000,- dalam bentuk setoran mata uang rupiah.

Perbedaan Tabungan Jangka Panjang dengan Tabungan Jangka Pendek

Ketentuan yang paling umum di Bank manapun juga adalah menetapkan bunga lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Contohnya misalkan bunga tabungan biasa maksimum 2,05% , sedangkan bunga tabungan jangka panjang bisa mencapai 7,50% .

Bunga tabungan jangka pendek biasanya akan habis untuk biaya administrasi setiap bulannya, sedangkan pada tabungan jangka panjang masih ada keuntungan yang tersisa.

Tabungan biasa (tabungan jangka pendek):

  • Tabungan awal dananya lebih kecil
  • Dana bisa diambil pada waktu Anda membutuhkannya (kapanpun juga)
  • Bunganya lebih kecil.
  • Tidak ada denda jika ada penarikan
  • Diberlakukan biaya administrasi setiap bulannya
  • Bunga dihitung per hari

Tabungan Deposito (tabungan jangka panjang):

  • Dana yang ditabung jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan tabungan biasa
  • Dana bisa diambil sewaktu-waktu namun akan dikenai denda
  • Bunganya lebih besar
  • Tidak ada biaya untuk administrasi per bulannya
  • Bunga dihitung pada waktu akhir periode

Jadi bagaimana,  apakah Anda sudah memutuskan untuk membuka rekening deposito untuk investasi jangka panjang? Jika ya, segera datangi bank yang Anda pilih. Selamat berinvestasi!

Mengenal Definisi Deposito

Apa yang dimaksud dengan deposito? Sebagai manusia modern, kurang lebihnya Anda harus juga harus memahami definisi di atas. Jika suatu saat Anda berniat, mempunyai tabungan berjangka. Anda harus terlebih dulu mengenal, memahami sistem kerjanya. Mengenal definisi deposito, bisa diartikan menjadi dua hal. 1. Sebuah transaksi yang melibatkan transfer dana kepada pihak lain untuk diamankan. 2. Sebagian dari dana yang digunakan sebagai jaminan atau agunan untuk baik pengiriman

Jenis deposito identik dengan uang suatu transfer investor ke dalam tabungan bank atau giro. Hal ini dapat dilakukan oleh perorangan atau badan seperti perusahaan. Uang itu masih dimiliki oleh orang atau badan yang disimpan, dan dapat ditarik setiap saat, ditransfer ke rekening orang lain, atau digunakan untuk membeli barang. Seringkali, seseorang harus menyetorkan sejumlah uang untuk membuka rekening bank baru, yang dikenal sebagai deposit minimum. Jumlah ini mencakup biaya yang berkaitan dengan pembukaan dan memelihara account.

Menyetorkan uang ke rekening giro khas memenuhi syarat sebagai deposit transaksi, yang berarti bahwa dana yang segera tersedia dan cair, tanpa penundaan. Pengecualian untuk aturan ini adalah deposit, juga dikenal sebagai deposit berjangka atau sertifikat deposit (CD), yang merupakan rekening tabungan yang membatasi penarikan dalam jangka waktu tertentu. Periode waktu ini bervariasi dari 30 hari menjadi sekitar lima tahun. Dalam kebanyakan kasus, deposan harus memberikan pemberitahuan sebelumnya kepada penarikan dana sebelum batas waktu berakhir, dan ada biaya untuk melakukannya.

Baca Juga: 4 Peluang Bisnis Menarik

Bunga Deposito. Ketika uang yang didepositkan ke rekening perbankan, mendapatkan bunga. Ini berarti bahwa, pada interval yang tetap, persentase kecil dari total akun ditambahkan ke jumlah uang yang sudah di rekening. Tujuan dapat diperparah dengan harga dan frekuensi tergantung pada bank atau lembaga yang berbeda, jadi itu adalah ide yang baik untuk melihat-lihat untuk suku bunga terbaik sebelum melakukan ke rekening tabungan. deposito berjangka, CD, dan akun lain yang membatasi penarikan menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi, yang memungkinkan Anda untuk menyimpan lebih banyak uang, lebih cepat.

Beberapa kontrak memerlukan persentase dana yang akan ditransfer sebelum pengiriman sebagai tindakan keyakinan yang baik. Contohnya adalah margin deposit awal yang diperlukan untuk memasuki kontrak berjangka baru. deposito juga diperlukan pada banyak pembelian besar untuk yang rencana pembayaran yang diperlukan, seperti real estate atau kendaraan. deposito ini, ditetapkan pada persentase tertentu dari harga pembelian penuh, yang lebih dikenal sebagai uang muka, dan mereka membuktikan bahwa Anda benar-benar berniat untuk menindaklanjuti dengan pembelian. Dalam kasus penyewaan, ini dikenal sebagai uang jaminan, dan meliputi biaya kerugian potensial dilakukan untuk properti selama masa sewa, dan sering dapat dikembalikan jika properti dikembalikan dalam kondisi baik.

Memilih Deposito Yang Tepat Untuk Masa Depan

Deposito adalah sejenis produk investasi/tabungan yang ditawarkan oleh bank kepada masyarakat. Sama seperti tabungan, depositu juga berguna untuk masa depan kita. Deposito dinilai sebagai investasi yang aman karena minim resiko. Karena hal tersebutlah banyaknya masyarakat lebih memilih investasi dalam bentuk deposito disbanding investasi lainnya. Nilai deposito tidak akan berkurang, berbeda dengan reksadana yang harganya akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi suatu Negara. Deposito mimilki beberapa kelebihan. Tetapi, kita harus dapat memilih deposito yang tepat untuk masa depan. Dalam mendepositokan dana ini, tentu saja harus mencari bank yang tepat terlebih dahulu.

Berikut adalah cara memilih deposito yang tepat di antaranya adalah:

  • Reputasi Bank

Hal pertama yang penting untuk diperhatikan adalah reputasi bank yang bagus, pelayanan yang memuaskan dan harus memenuhi standart kesehatan dari Bank Indonesi.

  • Bunga Deposito

Bandingkan terlebih dahulu bunga yang ditawarkan pihak bank. Bank dengan penawaran bunga deposito yang tertinggi dapat dijadikan plihan deposito yang anda pilih.

Baca Juga: Kenali Bisnis Online yang Menguntungkan di Tahun 2016

  • Fitur yang diberikan

Perhatikan juga fitur yang diberikan oleh bank. Apakah memberikan fasilitas perpanjangan deposito secara otomatis atau tidak?

  • Waktu deposito

Perbedaan waktu deposito berarti berbeda juga bunga yang ditawarkan. Umunnya lama deposito adalah 3, 5, 12 sampai 24 bulan. Silahkan disesuaikan dengan kebutuhan yang anda perlukan.

  • Syarat dan ketentuan deposito

Pilihlah syarat dan ketentuan yang ringan, tidak rumit yang memudahkan anda untuk memenuhinya.

Fitur Yang di Berikan. Perhatikan Juga Fitur Yang di Berikan Oleh Bank-Bank Yang Menyediakan Deposito Tersebut, Apakah ada Fasilitas perpanjangan deposito secara Otomatis (Automatic Roll Over / ARO). Ini Memudahkan Transaksi Anda.

  • Perhitungkan biaya penalty

Perlu diketahui, salah satu ketentuan deposito adalah akan terkena penalty apabila menarik dana sebelum jatuh tempo. Biaya penalti yang diberikan oleh bank biasanya berbeda. Kebanyakan bank biasanya menghilangkan bunga deposito. Misalkan, anda menyimpan uang dalam deposito dengan jangka waktu selama 1 tahun, kemudian,  anda mencairkan uang itu pada bulan ke-6, maka bunga bulan ke-6 itu tidak akan Anda peroleh. Ada juga bank yang menerapkan system uang pelanggaran, yaitu uang yang dibayarkan (biasanya satu kali dana yang harus disetorkan selama sebulan). Biaya pelanggaran biasanya tergantung pada beberapa faktor, termasuk suku bunga bank saat ini (pada saat Anda mencairkan deposito), bunga yang disepakati, dan jumlah uang yang Anda depositokan.

Itulah beberapa pertimbangan yang harus anda pikirkan sebelum mengambil deposito di salah satu bank. Perlu diingat, deposito sangat dibutuhkan untuk masa depan anda. Tidak ada salahnya anda mulai mempertimbangkan untuk mengambil deposito demi terjaminnya masa depan.