Tag Archives: bisnis elektronik

You are here: Home / Archive
Tips Sukses Usaha Bisnis Elektronik Jepang

Tips Sukses Usaha Bisnis Elektronik Jepang

Berbisnis memang menjadi kegiatan sampingan yang tak bisa dianggap sepele. Jika Anda mampu dan pandai dalam menjalankan bisnis yang Anda miliki, akan banyak keuntungan besar yang bisa Anda dapatkan. Salah satu bisnis yang juga bisa menghasilkan lebih banyak uang yaitu bisnis elektronik. Dalam menggeluti dunia bisnis, tentunya dibutuhkan strategi dan skill yang baik dalam mengelolanya. Adapun tips-tips yang bisa membantu Anda dalam membangun bisnis yang sukses, yaitu:

Tips Sukses Usaha Bisnis Elektronik Jepang

  1. Budaya Bergerak Cepat

Seiring perkembangan dunia yang semakin cepat, Anda juga dituntut untuk melakukan segala hal dengan cepat. Termasuk cara berpikir dan berencana dengan kecepatan mendekati kecepatan perkembangan tersebut. Termasuk dalam hal berbisnis. Jangan lama-lama menentukan keputusan dalam berencana. Sebisa mungkin, Anda manfaatkan waktu secara efektif. Seperti halnya dalam dunia bisnis, Anda dituntut untuk bergerak cepat dalam menarik perhatian konsumen.

  1. Fokus pada Kreatifitas

Tips sukses berikutnya dalam bisnis elektronik yaitu fokus pada kreativitas yang Anda miliki. Teruslah berinovasi menciptakan produk yang diminati banyak target pasar. Sebisa mungkin, kembangkan usaha bisnis Anda. Segera temukan berbagai cara untuk meningkatkan dan menciptakan terobosan baru dalam bisnis Anda. Hal tersebut bertujuan supaya pasar tidak cepat bosan dengan produk Anda. Dengan adanya produk yang baru dan berkualitas tiap tahunnya, dapat membuat bisnis Anda diminati banyak orang.

  1. Budaya Peka Terhadap Konsumen

Tips selanjutnya, dalam bisnis elektronik mempunyai target pasar yang luas menjadi hal penunjang kesuksesan produk Anda. Sebisa mungkin, Anda menciptakan produk sesuai kebutuhan yang sedang beredar di masyarakat. Berkomunikasilah dengan baik dengan konsumen, supaya Anda bisa mengetahui keinginan pasar guna tidak mengecewakan konsumen. Kritik dan saran bisa menjadi motivasi bagi bisnis Anda untuk terus berkembang. Jika memungkinkan, Anda perlu melakukan survey lapangan untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat mengenai produk Anda.

  1. Hilangkan Sistem Senioritas

Budaya jepang yang menjadi kelemahannya dalam berbisnis ialah adanya sistem senioritas. Pada umumnya, perusahaan di Jepang akan cenderung menaikkan jabatan secara otomatis kepada pegawainya yang sudah mengabdi lama pada perusahaan. Seharusnya, jabatan diberikan bukan berdasarkan faktor usia, akan tetapi kemampuan yang dimilikinya. Sebisa mungkin, jangan terapkan budaya ini dalam bisnis elektronik Anda.

  1. Budaya Hidup Seimbang

Sebagian besar warga Jepang sangat hobi bekerja. Hal tersebut bukanlah yang buruk, namun ada baiknya diimbangi dengan kehidupan pribadi yang dimiliki. Sebisa mungkin, luangkan waktu Anda untuk kehidupan pribadi. Dengan adanya keseimbangan dalam hidup dapat membuat Anda terhindar dari stress dan tekanan kerja. Maka, sebaiknya Anda budayakan hidup seimbang. Anda boleh mengutamakan pekerjaan, namun tak boleh mengabaikan sekitar.

Semoga berbagai macam tips di atas dapat membantu Anda untuk mencoba peruntungan di bisnis yang cukup menggiurkan ini.

Tips Membuka Bisnis Elektronik Bagi Pemula

Tips Membuka Bisnis Elektronik Bagi Pemula

Salah satu faktor yang menentukan sebuah keberhasilan ketika membuka bisnis adalah pemilihan jenis bisnis yang akan dijalani. Apabila akan berjualan produk yang banyak diminati pasaran maka hal tersebut menjadi sebuah modal awal. Sebaliknya apabila menjual produk yang tidak diminati pasaran maka bisnis tersebut akan sulit berkembang atau malah akan segera gulung tikar dalam waktu dekat. Pastinya Anda tidak menginginkan hal tersebut bukan? Oleh karena itu Anda bisa mengikuti tips membuka usaha bisnis elektronik bagi pemula agar dapat bersaing:

Tips Membuka Bisnis Elektronik Bagi Pemula

Menentukan Jenis Produk

Ada berbagai macam produk elektronik yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu Anda harus menentukan produk elektronik mana yang akan ditekuni menjadi sebuah bisnis elektronik. Pilihlah barang-barang atau produk-produk yang sedang booming dan laris manis di pasaran. Jangan kebalikannya memilih produk yang sepi peminat sebagai sebuah mata pencaharian. Karena hal tersebut akan sangat sulit dan membahayakan keberlangsungan hidup Anda sendiri.

Mempersiapkan Modal

Ketika Anda akan membuka suatu bisnis usaha apakah yang harus dimiliki pertama kalinya? Jawabannya adalah modal. Apabila tidak memiliki modal maka keinginan untuk membuka bisnis tersebut hanya akan menjadi angan-angan belaka. Termasuk dalam hal bisnis elektronik Anda harus mempersiapkan modalnya terlebih dahulu. Seberapa banyak modal yang dibutuhkan tergantung dari seberapa banyak produk atau barang yang akan dijual. Semakin banyak dan semakin variasi produk yang dijual makan modal yang dibutuhkan pun akan semakin besar.

Apabila ingin memperoleh modal dalam jumlah yang besar sebaiknya Anda membuat proposal pengajuan modal untuk usaha elektronik. Kemudian menyalurkan proposal tersebut ke sanak saudara ataupun investor. Apabila masih belum menemukan solusi sebaiknya ajukan pinjaman ke lembaga perbankan yaitu bank.

Promosi

Apabila modal sudah berada di tangan dan Anda sudah membuka bisnis elektronik yang diidam-idamkan selama ini. Langkah terpenting yang harus dilakukan adalah melakukan promosi. Perlu diingat bahwa memulai segala sesuatu akan terasa lebih mudah dibandingkan dengan mempertahankannya. Membuka bisnis atau usaha dalam bidang apapun sangatlah mudah, semua orang dapat melakukannya namun hanya segelintir orang yang mampu berjuang mempertahankan bisnis ataupun usaha yang sudah dirintis. Oleh karena itu Anda harus gencar melakukan promosi baik di media cetak maupun media elektronik. Manfaatkan jejaring sosial sebagai wadah untuk promosi.

Ciptakan Keunikan

Persaingan bisnis dalam berbagai hal sangatlah ketat sehingga harus pintar-pintar dalam mencari “mangsa”. Ciptakanlah sebuah tren baru yang berbeda daripada perusahaan atau toko elektronik lainnya dengan hal-hal unik. Seperti pada pelayanan ataupun fasilitas yang ditawarkan. Seperti boleh mencoba dulu barang yang akan dibeli selama kurun waktu yang ditentukan. Namun harus dengan catatan apabila barang mengalami kerusakan maka calon pembeli harus membayarnya karena merusak adalah membeli.