You are here: Home / Online Shop / Transaksi Online Minim Pembeli Cerdas

Transaksi Online Minim Pembeli Cerdas

16Nikmatnya transaksi online (daring) tak ada duanya. Hanya dengan beberapa langkah mudah dalam menggerakkan jari, makan barang yang Anda pesan akan segera diantar. Sayangnya, kemudahan tersebut ternyata memicu kemalasan di kalangan para pengguna internet yang ingin membeli barang. Dengan kata lain, transaksi online saat ini mulai kekurangan pembeli cerdas.

Cerdas bisa diasosiakan dengan keinginan atau kesediaan untuk belajar, untuk membaca, sebelum melakukan sesuatu. Dalam transaksi online, tentu kesediaan para pembeli untuk membaca aturan penggunaan, termasuk deskripsi barang yang akan dibeli–yang telah disediakan oleh si penjual.

Contoh bagaimana pembeli yang kurang cerdas bisa terlihat di tautan ini
http://www.kaskus.co.id/thread/548ce6db1a99751d298b456a/waspada–dengan-buyer-bernama–h-m-syaiful-hisyam—banyuwangi/1. Di situ terlihat bagaimana seorang pembeli kurang cerdas dalam melakukan transaksi. Padahal, seperti yang bisa dilihat di situ, penjual sudah berbaik hati untuk menerangkan secara detail langkah-langkah penggunaan perangkat yang dibeli. Sayangnya, pembeli terlihat terlalu bodoh untuk menyadari kesalahannya.

Pesan bagi pembeli, mbok ya kalau mau beli sesuatu sebaiknya sudah mengerti cara menggunakannya. Jangan sudah dibongkar, ternyata tidak tertarik lantas mengajukan retur agar uang kembali (refund). Dalam hal ini tentu saja pihak penjual dan Bukalapak dirugikan. Penjual rugi karena barangnya sudah buka segel, namun tak jadi dibeli. Sedangkan citra Bukalapak yang memberantas penipu bisa menurun karena dianggap terlalu melindungi pembeli yang kurang cerdas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *