You are here: Home / Mainan / Ternyata Mainan Anak Dapat Pengaruhi Fisik dan Mentalnya, Berikut Ulasannya!

Ternyata Mainan Anak Dapat Pengaruhi Fisik dan Mentalnya, Berikut Ulasannya!

Bermain identik dilakukan ketika masa anak-anak. Masa anak-anak memang masa dimana selalu tidak bisa dilepaskan dari keceriaan, kebahagiaan dan hidup tanpa beban. Di masa anak-anak ini pun juga menjadi masa yang tepat memberikan banyak pengajaran ke si kecil karena anak cenderung lebih mudah mengingat. Pengajaran sendiri tidak melulu bisa dilakukan dengan cara yang membosankan, namun bisa juga dengan cara permainan menggunakan mainan anak.

Permainan yang dipilih juga haruslah permainan yang bermanfaat sehingga anak bisa bermain dan mendapat kesenangan, namun sekaligus juga dengan belajar sesuatu hal yang baru. Namun Anda perlu tahu jika mainan untuk anak yang sesuai mampu mempengaruhi beberapa hal pada anak, yaitu

  • Kesehatan – Mainan bisa berpengaruh ke kesehatan lantaran anak yang lebih banyak bermain cenderung memiliki tubuh yang aktif dan memiliki jiwa yang bahagia.
  • Inteligensi – Jika dibanding anak dengan inteligensi standar, anak cerdas pun bisa terlihat ketika dirinya bermain dimana lebih aktif dan kreatif dalam memainkan segala sesuatu. Oleh karena itu, jenis mainan yang harus dipilih pun adalah mainan edukatif.
  • Jenis kelamin – bedakan antara mainan untuk anak laki-laki dan perempuan. Untuk anak laki-laki biasanya mainannya yang lebih butuh banyak bergerak sedangkan anak perempuan cenderung lebih tenang.

Dari beberapa hal tersebut, maka penting sekali bagi orang tua untuk bisa memilihkan mainan edukasi bagi anak sehingga tak hanya memberikan kesenangan saja, namun bisa mengembangkan kemampuan di dirinya. Mainan edukasi sendiri adalah mainan yang mampu memberikan stimulasi kreativitas, kognitif, perkembangan fisik dan inteligensi si kecil. Berikut ini beberapa manfaat pemberian mainan anak edukasi

  • Dengan bermain, maka anak akan bisa melakukan gerakan fisik dan otot sehingga dirinya kian aktif dalam bergerak sehingga tubuhnya selalu segar dan bugar. Namun pastikan sesuaikan mainan yang dipilih dengan usia yang dimilikinya.
  • Permainan pun bisa menunjang syaraf motorik seperti dengan gerakan kaki, mata, tangan hingga anggota tubuh lain.
  • Beberapa mainan edukasi tak hanya bisa dilakukan sendiri, namun butuh juga partner dalam memainkannya sehingga dengan mainan seperti ini anak akan bisa belajar berkomunikasi, bersosialisasi hingga percaya diri dengan teman lainnya.
  • Mainan edukasi juga melatih anak dalam mentalnya sehingga dirinya bisa lebih mampu dalam berimajinasi.
  • Anak juga bisa mengalami stres, namun dengan bermain, anak cenderung mampu mengontrol rasa stres melalui permainan yang dimainkannya.

Ternyata memberikan mainan anak juga tetap bermanfaat bukan? Jadi kini jangan salah kaprah dengan mainan karena masih banyak orang tua yang kerap melarang anak bermain karena dianggap hanya menghabiskan waktu untuk hal tidak perlu. Oleh karena itu, butuh juga perhatian dan kreativitas orang tua sehingga permainan tetap seru namun mengedukasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *