Category Archives: Buku

You are here: Home / Buku
Memilih Buku Untuk Buah Hati, Ini Tipsnya

Memilih Buku Untuk Buah Hati, Ini Tipsnya

Berbeda diartikel sebelumnya. Kali ini tips dalam memilih buku untuk sang buah hati. Buku buka pintu imajinasi untuk kebanyakan orang. Lantas, bagaimana pilih buku anak yang baik untuk balita?

Buku anak yang menarik bakal menumbuhkan rutinitas membaca mulai sejak awal. Pastikan buku anak yang terbaik buat mereka.

Memilih Buku Untuk Buah Hati, Ini Tipsnya

Ini artikel sebelumnya: Anak berkebutuhan khusus senang baca buku

Si kecil yang dahulu cuma dapat menangis serta menjerit saat ini sudah tumbuh jadi balita. Ini yaitu saat emas untuk seseorang anak, yakni saat paling pas untuk mengajarkan beragam hal, termasuk juga salah satunya membaca buku anak-anak.

Pilih buku anak yang baik sesungguhnya tak susah. Anak-anak seperti spons, begitu gampang menyerap apa pun, termasuk juga pengetahuan. Mereka senantiasa menginginkan belajar mengenai beberapa hal.

Berdasar pada pengalaman pribadi, mungkin saja Anda bakal kewalahan bila mereka sudah mulai ajukan pertanyaan-pertanyaan, mengharapkan mereka berhenti ajukan pertanyaan serta selekasnya membaca buku anak-anak saja!

Memilih buku untuk buah hati, ini tipsnya

Kami memiliki sebagian panduan yang bisa Anda aplikasikan waktu akan pilih buku anak terbaik untuk buah hati Anda.

Minat

Tidak ada yang lebih tahu mengenai anak Anda terkecuali Anda sendiri. Buku anak type apakah yang mereka gemari? Apakah mereka sukai komik atau buku rujukan bergambar mengenai pesawat, kapal laut atau beberapa macam flora?

Bila mereka sukai komik, ciri-ciri apakah yang mereka gemari? Beberapa hal sejenis ini bakal memberi deskripsi mengenai buku anak terbaik untuk buah hati Anda.

Hal-hal lain yang bisa Anda pikirkan dalam memilihkan buku anak, di halaman tersebut :

Janganlah pelit untuk membelikan anak buku yang bermanfaat

Saat pilih buku anak, umur mereka baiknya jadi hal pertama yang Anda pikirkan. Yakinkan buku memiliki kandungan topik yang sesuai sama untuk anak serta tak memiliki kandungan kalimat yang susah dipahami. Janganlah berikanlah buku mengenai narasi horor, kekerasan, politik, percintaan, atau buku mengenai permasalahan orang dewasa yang lain.

Yang diperlukan balita dari buku yaitu deskripsi mengenai suatu hal yg tidak ia dapatkan dalam kehidupan keseharian serta menyebabkan ‘sel-sel otak kelabu’-nya untuk bekerja.

Anak tidak sama dengan orang dewasa yang terkadang terasa capek serta meninggalkan saat untuk memikirkan. Untuk anak memikirkan yaitu suatu hal aktivitas mengasyikkan lantaran mereka senantiasa sukses temukan rangkuman yang bakal diujicobanya sendiri dalam kehidupan riil.

Bikin sendiri

Sempatkah Anda mendengar mengenai jargon D. I. Y (Do It Yourself/Kerjakan Sendiri)? Terkadang buku terbaik bukanlah buku yang dikarang oleh orang lain, mungkin itu yaitu buku yang Anda bikin sendiri untuk buah hati tersayang. Anda tidak butuh jadi penulis atau komikus handal untuk membuatnya.

Pertama-tama, Anda mesti tahu apa topik yang disenanginya. Lantas kumpulkan sebagian kertas warna warni serta jilidlah supaya terlihat rapi. Isilah buku itu dengan kolase (potongan gambar-gambar dari koran/majalah), lantas tempelkan dalam halaman-halaman buku semenarik mungkin saja. Berikan kalimat lucu atau pesan-pesan yang dapat menyentuh hatinya.

Anda serta si kecil dapat pula bikin buku sejenis ini berbarengan, serta biarlah ia menbambil alih posisi ilustrator dengan coretan-coretan khasnya. Balita sukai bikin suatu hal, serta Anda tidak bakal tahu begitu menakjubkannya si kecil bila ia sukses menjaga kesukaan untuk bikin/lakukan sendiri di saat dewasa!

Membuat Anak Berkebutuhan Khusus Senang Membaca Buku

Membuat Anak Berkebutuhan Khusus Senang Membaca Buku

Membuat anak berkebutuhan khusus senang membaca buku. Istilah ‘jendela dunia’ bukan hanya isapan jempol belaka. Dengan hadirnya sebuah buku sebagai ‘jendela dunia’ dan dibaca oleh siapapun, orang tersebut akan melihat sebuah dunia, informasi yang terjadi dan membuka sebuah wawasan yang terjadi di dunia ini.

Membuat Anak Berkebutuhan Khusus Senang Membaca Buku

Banyak manfaat yang didapatkan dari kegiatan membaca. Seperti menstimulasi otak agar selalu aktif dan berfungsi dengan baik, seperti melatih ketrampilan dalam berfikir dan menganalisa sebuah permasalahan serta meningkatkan fokus dan konsentrasi. Selain itu mampu mengurangi stress setelah beraktivitas seharian sehingga pikiran menjadi lebih rileks.

Melalui membaca dapat membuka wawasan dan menambah pengetahuan serta mendapat perbendaharaan kata baru yang bermanfaat bagi masa kini dan masa depan. Disamping itu, dapat meningkatkan kualitas dalam menulis, memperluas daya pikir seseorang, hubungan sosial semakin erat, memunculkan empati seseorang dan mampu mendorong sebuah tujuan hidup seseorang akan cita-citanya.

Aktivitas membaca buku sebenarnya tidak hanya dapat dilakukan oleh orang yang normal/tidak mengalami kecacatan tetapi dapat diterapkan pula bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Mulai dari tunanetra (hambatan penglihatan), tunarungu (hambatan pendengaran), tunagrahita (hambatan intelektual), tunadaksa (hambatan gerak) dan autis (hambatan interaksi sosial, komunikasi dan perilaku). Keterampilan membaca yang diterapkan adalah sama seperti yang diberlakukan bagi anak yang tidak mengalami kecacatan yaitu keterampilan menyimak, berbicara dan membaca. Bedanya ialah aktivitas/metode yang dikembangkan dalam proses membaca tersebut sesuai dengan hambatan yang ada pada anak tersebut.

Inilah 5 hal yang perlu untuk penyandang difable dalam membaca buku:

•    Tunanetra

Pemilik hambatan ini akan berdampak pada kesulitan dalam membaca, sehingga keterampilan menyimak dengan mengutamakan audio lebih diutamakan.

•    Tunarungu

Berbeda pula bagi anak yang memiliki hambatan pendengaran (tunarungu). Anak yang memiliki hambatan ini memiliki keterbatasan memahami informasi auditif sehingga informasi yang diberikan haruslah divisualisasikan dengan sebuah benda, tiruan, gambar, tulisan, isyarat ataupun peragaan.

•    Tunagrahita

Beda lagi dengan anak yang memiliki hambatan intelektual (tunagrahita) dengan keterlambatan kemampuan untuk memahami informasi sehingga orangtua sangat perlu menerapkan ataupun melakukan kegiatan menyimak dan keterampilan berbicara sesuai dengan tingkatan hambatan intelektualnya.

•    Tunadaksa

Tunadaksa terbagi menjadi disertai dan tanpa disertai dengan hambatan intelektual dan komunikasi. Perbedaannya ialah yang tidak disertai dengan hambatan intelektual dan komunikasi aktivitas pengembangan membaca tidak jauh berbeda dengan anak yang normal. Berbeda dengan disertai hambatan, maka aktivitas membaca hampir mirip dengan tunagrahita.

•    Autis

Bagi yang memiliki anak autis yang memiliki hambatan interaksi sosial, komunikasi maupun perilaku berimplikasi pada rendahnya kemampuan membaca. Agar berjalan dengan baik sangat perlu memperhatikan spektrum autis yang terlihat pada anak.

Hanya saja saat ini kegiatan membaca bagi anak ABK masih banyak hambatan, alasannya hanya karena keterbatasan dalam diri anak yang bersangkutan. Padahal bila diterapkan budaya membaca tersebut akan mencukupi dalam hal:

•    Menstimulasi otak agar dapat lebih berkembang dengan baik dan lebih optimal.
•    Melatih keterampilan untuk berfikir, fokus, konsentrasi dan menganalisa bagi anak ABK.
•    Mengoptimalkan kemampuan ABK agar lebih memahami, berekspresi diri, berpikir kritis dan mengolah kemampuan komunikasinya secara kreatif (baik verbal, tulisan, audiovisual maupun visual).
•    Meningkatkan hubungan sosial yang lebih aktif antara ABK dengan anak yang normal maupun masyarakat luas.
•    Menambah wawasan, kosakata dan pengetahuan yang baru dalam berinteraksi.

Membudayakan membaca buku bagi ABK sangat dibutuhkan dalam mengatasi hambatan yang ada dalam dirinya. Sehingga bekal bagi masa depan ABK tercukupi seperti anak normal pada umumnya berawal dari rutinitas membaca.