You are here: Home / Bisnis / Usaha Menjanjikan dengan Beternak Sapi

Usaha Menjanjikan dengan Beternak Sapi

Persaingan usaha yang sangat ketat membuat setiap orang berusaha mencari dan menjelajahi lahan-lahan baru untuk dijadikan sebagai lahan bisnis demi memperoleh penghasilan. Tidak hanya menjajal berbagai teori marketing, beberapa pebisnis bahkan rela terjun ke bisnis-bisnis yang belum banyak dijamah oleh orang untuk mencari pengalaman dan menjajal apakah bisnis tersebut berprospek cerah atau tidak. Salah satu usaha menjanjikan yang memiliki prospek bagus adalah beternak sapi. Jika Anda jeli, Indonesia ternyata masih mengimpor daging sapi dengan jumlah yang cukup besar. Data ini tentu bisa dijadikan peluang bisnis, apalagi mengingat kenyataan bahwa masyarakat Indonesia merypakan salah satu masyarakat pengkonsumsi sapi terbesar di dunia. Beternak sapi tentu akan menghasilkan keuntungan yang besar.

Cara Beternak Sapi

Agar bisnis di bidang beternak sapi menjadi usaha menjanjikan dan menguntungkan, peternak harus memahami cara-cara beternak sapi.  Langkah awal dalam beternak sapi adalah merawat anakan sapi atau pedet. Agar anakan sapi bisa tumbuh sehat dan gemuk, lendir di mulut harus dibersihkan secara rutin. Lendir pada anakan sapi akan mengganggu proses pertumbuhannya, dan bahkan sangat berbahaya bagi perkembangan sapi. Selain itu, anakan sapi atau pedet  harus diberi yudium dan diberi vaksin agar kebal dan terhindar dari penyakit yang berbahaya.

Salah satu faktor paling penting yang mempengaruhi tumbuh kembang sapi adalah faktor makanan. Makanan merupakan faktir penting agar sapi bisa tumbuh pesat dan sehat. Makanan yang paling disukai sapi adalah dedaunan dan rumput segar. Daun-daun seperti daun pepaya, daun pisang, dan kelor sangat disukai sapi dan sangat bagus untuk pertumbuhan sapi. Selain memanfaatkan dedaunan, sapi juga perlu diberi asupan gizi berupa buah-buahan agar lebih montok dan gemuk, misalnya dengan membuat bubur (tumbukan) dari pepaya muda, memberinya pisang biji yang sudah jarang dikonsumsi orang, dan buah-buahan lainnya yang memiliki tekstur lembek. Selain memanfaatkan tumbuhan hijau, sapi juga harus diberi konsentrat sebagai makanan selingan agar asupan sapi tidak monoton. Konsentrat akan mempercepat proses penggemukan sapi.

Sapi harus diberi makan secara teratur, setidaknya sebanyak dua kali sehari, yaitu pada pagi haru dan sore haru. Memberikan asupan gizi berupa minuman ramuan dari telur ayam yang dikocok dengan madu juga sangat dianjurkan agar kulit sapi lebih halus. Rawat dan bersihkanlah kandang sapi secara teratur agar sapi terbebas dari penyakit.

Keuntungan dari Beternak Sapi

Banyak pebisnis yang ragu bahwa beternak sapi bisa dijadikan lahan usaha menjanjikan dan dapat menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Padahal faktanya, sapi hanya membutuhkan waktu relatif ringkat untuk tumbuh besar dan gemuk. Hanya dalam waktu 4 sampai 6 bulan, tubuh sapi akan berkembang sangat pesat. Keuntungan yang diperoleh dari sapi berumur 6 bulan saja sudah mencapai tiga kali lipat dari modal yang dikeluarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *