You are here: Home / Bisnis / Sukses Bertahan Dalam Bisnis Makanan
Sukses Bertahan Dalam Bisnis Makanan

Sukses Bertahan Dalam Bisnis Makanan

Kemungkinan, membuka usaha kuliner tidak sesulit yang dibayangkan. Terlebih bisnis yang satu ini memang masih memiliki peluang lebar dan kesempatan yang besar. Namun kenyataannya, setelah bisnis makanan Anda berjalan beberapa waktu, beberapa kendala akan mulai menghampiri. Di sinilah kemampuan Anda untuk bertahan akan diuji. Menjaga usaha tetap jalan di tengah rintangan serta persaingan yang ketat membutuhkan kesabaran dan menguji kesungguhan Anda dalam mencari rezeki.

Sukses Bertahan Dalam Bisnis Makanan

Konsistensi Anda akan terwujud dalam kreatifitas dan inovasi saat bertahan dalam kerasnya gempuran persaingan. Banyak sekali usaha makanan yang hanya sanggup bertahan 3 bulan pertama saja. Selain halnya membuat Anda rugi modal, kejadian semacam ini juga merugikan waktu dan pikiran. Penting sekali untuk mempertahankan antusias pelanggan agar mereka selalu kembali dan memesan hidangan Anda agar. Semua ini demi kelangsungan bisnis makanan yang menjadi sumber penghasilan Anda dan karyawan. Berikut hal yang bisa Anda coba untuk tetap bertahan;

  • Pilih Lokasi Strategis

Jika Anda menemui usaha makanan yang laris manis meskipun berada di lokasi yang sulit dijangkau, bisa dikatakan ini adalah suatu anomali dimana nilai jual yang ditawarkan sanggup mengalahkan minus lokasi. Jika Anda masih baru dan belum memiliki pelanggan tetap, tidak disarankan untuk nekat melanjutkan usaha tersebut di tempat yang tidak menguntungkan atau kurang strategis. Lokasi menjadi hal pertama kunci kesuksesan usaha kuliner Anda, perhatikan pula kebersihan tempat usaha Anda.

  • Manajemen Keuangan

Karena usaha ini sangat bergantung pada persediaan bahan baku masakan, maka manajemen keuangan yang baik akan memudahkan Anda untuk bertahan saat terjadi kenaikan harga secara signifikan. Jangan sampai Anda merugi lantaran tidak mungkin menaikkan harga makanan Anda saat terjadi kenaikan harga bahan. Walaupun konsumen biasanya merespon kenaikan menu Anda dengan biasa saja, hal ini tentunya dapat dihindari dengan pengelolaan anggaran yang baik.

  • Hindari Dobel Kerjaan

Dengan dalih menghemat anggaran operasional, tak jarang pelaku bisnis makanan memberikan tugas berganda pada karyawan atau bahkan diri sendiri. Misal menjadi manager sekaligus menjadi koki. Selain membuat personil tidak fokus kepada satu pekerjaan, hal ini semakin menambah beban kerja dan terancam mengalami kelalaian yang berujung pada kerugian. Bahkan, usahakan karyawan Anda mendapatkan pelatihan yang berguna demi profesionalisme kerja.

  • Kenali Target Pasar

Mengetahui sasaran usaha kuliner menjadi hal penting untuk diperhatikan. Misal untuk pasar anak kuliahan tawarkan menu yang ramah di kantong, untuk pasar tempat hiburan tawarkan menu ekslusif dengan tampilan dan citarasa tinggi. Menu yang tidak sesuai dengan pasar tentu berujung pada bisnis yang sepi.

  • Pemasaran

Sebagai penentu sukses, strategi pemasaran harus efektif dan dapat mendatangkan banyak pembeli atau agar usaha Anda semakin dikenal. Selalu analisa dan perbaiki metode pemasaran yang Anda terapkan, bila jumlah pengunjung tidak mengalami perubahan, mungkin ada yang salah. Pembeli adalah raja, layani mereka dengan ramah dan sopan. Berikan hadiah atau kejutan agar bisnis makanan Anda meninggalkan kesan bagi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *