You are here: Home / Bisnis / Bisnis Terbaru Usaha Kertas Daur Ulang

Bisnis Terbaru Usaha Kertas Daur Ulang

Banyaknya sampah kertas yang menumpuk dirumah terkadang membuat kita bingung dan stress bagaimana cara memanfaatkannya. Janganlah khawatir jika sekarang ini di rumah Anda banyak Koran dan juga kertas bekas yang menumpuk dapat dimanfaatkan menjadi pernak-pernik yang unik, kertas daur ulang dan lain sebagainya yang memiliki nilai jual. Dengan sentuhan kreativitas, Anda bisa mengubah tumpukan Koran dan juga kertas bekas menjadi bisnis terbaru yang menghasilkan uang. Memanfaatkan sampah kertas menjadi kertas daur ulang ini bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang, proses pembuatannya pun tidak memerlukan waktu lama.

Bisnis terbaru cara pembuatan kertas daur ulang seperti langkah-langkah di bawah ini:

  • Kertas bekas disobek-sobek kecil, direndam minimal 12 jam agar serat-seratnya berubah menjadi lunak dan diresapi air.
  • Kertas yang telah direbus atau direndam air kemudian dihancurkan dengan blender. Dengan perbandingan 1 : 4, yaitu 1 bagian untuk kertas dan 4 bagian untuk air. Proses pemblenderan tidak perlu lebih dari 1 menit. Lakukan 2 kali pemblenderan yaitu dengan interval 30 detik saja.
  • Kumpulkan kertas yang telah diblender atau bubur kertas dalam satu wadah. Kemudian bisa dilakukan pencucian untuk mengurangi kadar asamnya. Caranya dapat dilakukan dengan menyaring bubur kertas menggunakan kain yang sedikit agak lebar kemudian meletakkannya di atas ember yang berisi air. Dengan begitu, bubur kertas bisa dicuci sekaligus bisa memisahkan antara bubur kertas dengan potongan kertas yang mungkin belum hancur saat proses pemblenderan.
  • Setelah proses pencucian, bubur kertas siap untuk diolah, bisa dicetak langsung atau dilakukan pencampuran warna dan juga serat. Masukkan bubur kertas dengan dicampurkan warna saja, serat saja atau bahkan dicampur dengan keduanya kedalam ember kotak tempat untuk mencetak. Perbandingannya masih sama seperti proses pemblenderan yaitu 1 : 4.

    Baca Juga: Ragam Bisnis Terbaru Menjanjikan

  • Masukkan bingkai untuk cetakan, caranya dengan posisi bingkai cetak yang menggunakan kain kassa berada dibawah sedangkan bingkai kosong berada dibagian atas sisi kain kassa. Masukkan bingkai cetakan hingga ke dasar ember cetak secara hati-hati. Atur posisi bingkai cetak agar tetap datar dan sejajar dengan permukaan air. Lalu angkat bingkai tersebut secara hati-hati dalam posisi datar. Dengan begitu maka bubur kertas akan tercetak dipermukaan bingkai dengan bentuk seperti selembar kertas yang masih basah. Kemudian angkat bingkai penutup dengan cepat, jangan sampai air tersebut memerciki lembaran kertas yang masih basah tadi. Tiriskan dengan posisi miring sekitar 30 derajat sampai airnya tinggal sedikit. Selembar kertas basah tersebut kemudian siap ditransfer ke atas permukaan alas cetak untuk selanjutnya dikeringkan.
  • Bingkai cetak kemudian dibalik, sehingga kertas basah menghadap ke alas cetak. Letakkan bingkai cetak yang ada kertas basah tersebut pada alas cetak secara perlahan. Pada sisi sebaliknya bisa dilakukan pengeringan dengan cara menggunakan spon. Cara tersebut selain untuk mempercepat proses pengeringan juga bisa mempermudah proses pemindahan kertas. Jika proses pengeringan sudah cukup dan bingkai cetak sudah bisa diangkat dari alas cetak, maka lakukan dengan sangat hati-hati agar kertas tersebut tidak rusak atau mengalami cacat.
  • Selanjutnya tinggal menunggu kertas yang sudah dipindahkan ke alas cetak sampai kering. Sebaiknya kertas tidak dijemur dibawah sinar matahari langsung. Bisa dilakukan dengan cara pengepresan jika kertas belum kering. Caranya setiap lembar kertas dilapisi denbgan kain dan tumpuk hingga beberapa lapis lalu diletakkan diantara papan pengepresan. Lakukan cara ini selama kurang lebih 10 menit, jika kertas telah kering, pengepresan dapat dilakukan selama 1 jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *