You are here: Home / Bisnis / 6 Etika Bisnis Agar Sukses Jadi Pebisnis Profesional
6 Etika Bisnis Agar Sukses Jadi Pebisnis Profesional

6 Etika Bisnis Agar Sukses Jadi Pebisnis Profesional

Dalam merintis, Anda tidak hanya harus memiliki modal yang cukup dan ide unik saja, melainkan Anda juga dituntut untuk memiliki etika yang baik jika ingin diakui sebagai pebisnis. Menjunjung tinggi etika bisnis menjadi kunci utama berhasilnya usaha Anda. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak tahu dan paham mengenai bagaimana etika berbisnis yang seharusnya.

6 Etika Bisnis Agar Sukses Jadi Pebisnis Profesional

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan saat Anda mampu menguasai etika berbisnis, yakni menciptakan nilai yang tinggi terhadap perusahaan dan bisa mempertahankan loyalitas stakeholder saat membuat keputusan-keputusan di dalam perusahaan. Untuk menjadi pebisnis profesional, sebaiknya Anda menyimak beberapa etika bisnis di bawah ini.

Perkenalkan Diri dengan Baik

Saat bertemu dengan rekan kerja, pastikan Anda memperkenalkan diri terlebih dahulu. Untuk membuat kehadiran Anda semakin terasa dan membuat reka kerja Anda semakin merasa dihargai, tidak ada salahnya jika memperkenalkan diri dengan posisi berdiri. Perkenalkan diri Anda dengan bahasa yang sopan dan mudah dimengerti. Dengan cara seperti ini, dijamin Anda akan dipandang sebagai pebisnis profesional.

Berjabat Tangan

Pebisnis profesional selalu menawarkan berjabat tangan saat melakukan pertemuan dengan rekan kerja, atasan atau klien. Dengan menunjukkan sikap sederhana seperti ini, etika bisnis Anda akan semakin meningkat.

Perhatikan Penampilan

Penampilan merupakan hal yang paling pertama saat orang lain ingin menilai Anda. Untuk itu, jangan mengabaikan penampilan Anda sebelum berangkat ke kantor. Pastikan penampilan Anda sesuai dengan lingkungan kantor sehingga bisa meningkatkan kepercayaan diri Anda. Terlebih lagi saat ingin bertemu dengan klien, buatlah citra yang menujukkan bahwa Anda adalah pebisnis profesional sehingga proyek atau bisnis Anda bisa berjalan lancar.

Jangan Bermain Ponsel saat Meeting

Saat bertemu dengan klien atau sendang mengadakan meeting, usahakan untuk tidak membuka handphone ataupun gadget lainnya. Bermain ponsel saat sedang meeting atau bertemu klien sama saja Anda tidak menghargai. Apakah Anda pernah membuka ponsel pada saat rapat? Mulai dari sekarang, lebih baik Anda menghindari kebiasaan tersebut, karena sama saja Anda tidak menghargai lawan bicara. Agar rapat tidak terganggu, silent atau matikan ponsel Anda. Dengan begitu, Anda akan tidak terganggu dengan dengan suara ponsel sehingga bisa menjadi lebih fokus saat meeting.

Pamit Saat Meninggalkan Acara atau Rapat

Untuk menjaga citra sebagai pebisnis profesional, Anda tidak boleh membuat klien Anda kecewa. Oleh karena itu, perlakukan mereka sebaik mungkin saat bertemu. Bahkan jika pertemuan telah selesai, Anda juga tetap harus mengakhirinya dengan kesan baik. Pastikan Anda pamit secara sopan kepada rekan kerja atau klien Anda saat meninggalkan pertemuan. Hal ini juga berlaku saat Anda terburu-buru karena ada urusan mendadak. Tak hanya itu, jangan lupa mengucapkan terima kasih terlebih dahulu pada lawan bicara sebagai bentuk Anda kepada mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *